QURANIY.ID
Pesantren Tahfidz Quran Indonesia

Sekilas Tentang Cara Menghafal Al Quran Metode Utsmaniy

9

Assalamu’alaikum Wr. Wb. Sahabat Quran yang mudah-mudahan dirohmati Alloh swt.
Ada beragam cara dan metode menghafal Al Quran. Salah satunya adalah Metode Utsmani yang digunakan di Ponpes MataQu. Seperti apakah metode tersebut? Berikut penjelasannya:

 

(Baca: Hafal Al Quran 30 Juz Dalam 40 Hari? Insya Alloh Bisa! Mau Tahu Caranya?)

 

Metode Turki Utsmani disebut juga dengan Metode Acak, sebab menghafal Al Quran dengan metode Turki Utsmani memiliki urutan menghafal yang tidak lazim menurut metode-metode umum. Jika metode menghafal pada umumnya memulai hafalan dari halaman pertama (dari juz yang akan dihafal), maka menghafal dengan sistem Turki Utsmani dimulai dari halaman terakhir (halaman ke-20 dari setiap juz). Sebelum penjelasan lebih lanjut, agar metode/sistem Turki Utsmani berjalan efektif, terdapat beberapa persyaratan, yaitu

  1. Al Quran yang digunakan untuk menghafal haruslah Al Quran yang memiliki standar cetak Al Quran Utsmani, yaitu satu juz terdiri dari 20 halaman (kecuali juz 30) dan satu halaman terdiri dari 15 baris;
  2. Sebelum memulai tahfizh (menghafal), seorang penghafal atau calon penghafal harus sudah memiliki bacaan makhrojil huruf yang bagus (tahsinul huruf), memperbanyak tilawah agar menguasai membaca Al Quran dengan tartil, tadwir, dan hadr, serta sudah mempelajari tajwid dengan baik;
  3. Memperhatikan adab-adab mempelajari Al Quran seperti menjaga kebersihan jasmani, rohani, dan tempat menghafal, serta ta’zhim (تعظيم) terhadap Al Quran dan Asatidzah (para ustadz).

 

(Baca Juga: Hafal Al Quran 30 Juz Dalam 40 Hari? Insya Alloh Bisa! Mau Tahu Caranya?)

 

Kembali kepada metode, terdapat tiga istilah dalam metode Turki Utsmani, yaitu putaran, halaman baru, dan halaman lama. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya di atas, menghafal ala Turki Utsmani dimulai dari halaman ke-20 dari juz 1. Setelah itu lanjut ke halaman 20 dari juz 2, halaman ke-20 juz 3, dan seterusnya (untuk juz 30, “halaman ke-20” adalah dari surat Al-‘Asr hingga An-Nas). Jika halaman ke-20 dari setiap juz sudah dihafalkan, maka itu disebut sebagai putaran pertama. Ketika halaman ke-20 (dari setiap juz) sudah selesai dihafal dan mulai menghafal halaman ke-19 (dari setiap juz), maka halaman ke-19 yang akan dihafal disebut sebagai halaman baru dan halaman ke-20 yang sudah dihafal disebut sebagai halaman lama, begitu seterusnya.

Jika masih ada yang ingin ditanyakan secara umum ataupun secara khusus tentang Cara Menghafal Al Quran Metode Turki Utsmani yang diterapkan oleh Pondok Pesantren Tahfizh Al Quran MataQu, bisa ditanyakan melalui Ust. Jamal (0812-1904-5235); Ummu Faruq (0812-8886-5591); Muhammad Dodi (0822-8849-6326) atau mendatangi kami secara langsung di Cipendawa, Sirnagalih, Megamendung, Puncak, Bogor, Jawa Barat, Indonesia, 16670.

Jazakalloh Khoiron.

 

Dikutip dari artikel berjudul, “Sistem Menghafal Al-Qur’an Metode Turki Utsmani“, 27 Maret 2016, oleh  Qatrunnada Tahfidz Center.

You might also like