QURANIY.ID
Pesantren Tahfidz Quran Indonesia

Pertolongan Al Quran di Alam Kubur

3

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Sahabat Quran yang mudah-mudahan dimuliakan Allah swt. Sebagai seorang muslim yang berakal, adalah wajar jika kita mempersiapkan berbagai macam cara untuk menghadapi kematian dan pertanyaan di alam kubur. Lantas, bagaimanakah Al Quran dapat menjadi pemberi syafa’at bagi para pembacanya? Yuk kita cari tahu disini.

Pertolongan Al Quran di Alam Kubur.

Dari Sa’id bin Sulaim ra, Rasulullah SAW bersabda: “Tiada penolong yang lebih utama derajatnya di sisi Allah pada hari Kiamat daripada Al Quran. Bukan nabi, bukan malaikat dan bukan pula yang lainnya.” (Abdul Malik bin Habib-Syarah Ihya).

Bazzar meriwayatkan dalam kitab La’aali Masnunah bahwa jika seseorang meninggal dunia, ketika orang-orang sibuk dengan kain kafan dan persiapan pengebumian di rumahnya, tiba-tiba seseorang yang sangat tampan berdiri di kepala mayat. Ketika kain kafan mulai dipakaikan, dia berada di antara dada dan kain kafan.

Setelah dikuburkan dan orang-orang mulai meninggalkannya, datanglah 2 malaikat. Yaitu Malaikat Munkar dan Nakir yang berusaha memisahkan orang tampan itu dari mayat agar memudahkan tanya jawab.

Tetapi si tampan itu berkata: ”Ia adalah sahabat karibku. Dalam keadaan bagaimanapun aku tidak akan meninggalkannya. Jika kalian ditugaskan untuk bertanya kepadanya, lakukanlah pekerjaan kalian. Aku tidak akan berpisah dari orang ini sehingga ia dimasukkan ke dalam surga.”

Lalu ia berpaling kepada sahabatnya dan berkata,”Aku adalah Al Quran yang terkadang kamu baca dengan suara keras dan terkadang dengan suara perlahan.

Jangan khawatir setelah menghadapi pertanyaan Munkar dan Nakir ini, engkau tidak akan mengalami kesulitan.”

Setelah para malaikat itu selesai memberi pertanyaan, ia menghamparkan tempat tidur dan permadani sutera yang penuh dengan kasturi dari Mala’il A’la. (Himpunan Fadhilah Amal : 609)

Allahu Akbar, selalu saja ada getaran haru selepas membaca hadits ini. Getaran penuh pengharapan sekaligus kekhawatiran. Getaran harap karena tentu saja mengharapkan Al Quran yang kita baca dapat menjadi pembela kita di hari yang tidak ada pembela. Sekaligus getaran takut, kalau-kalau Al Quran akan menuntut kita.

Ya Allah terimalah bacaan Al Quran kami. Sempurnakanlah kekurangannya.

Banyak riwayat yang menerangkan bahwa Al Quran adalah pemberi syafa’at yang pasti dikabulkan Allah SWT. Allahumma Aamiin.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Dikutip dan ditulis ulang dari artikel berjudul, “SYAFA’AT AL QUR’AN DI DALAM QUBUR” oleh Prof. DR. Ahmad Sathori Ismail.

You might also like