QURANIY.ID
Pesantren Tahfidz Quran Indonesia

Kenapa Malas Menghafal Quran?

3

Mungkin pertanyaan ini bagi sebagian kita merupakan sesuatu yang luar biasa, karena bagaimana mau menghafal Al Quran, sementara membacanya sajapun terkadang masih sulit. Namun kembali lagi kepada judul artikel ini, ya, kenapa kita malas menghafalnya padahal begitu luar biasa manfaat dari menghafal ayat-ayat Al Quran? Bagaimana penjelasan dan cara mengatasinya? Yuk simak artikel berikut ini:

Tulisan: Oky Suryana

Sering kali didalam diri kita terhinggapi rasa malas dan patah semangat didalam menghafal Al Quran. Mungkin karena kurang motivasi atau kurang target atau susah/terbata-bata didalam menghafalkannya. Tentu apa yang ada dalam diri sendirilah yang mampu mengatasi. Orang lain bisa saja menyemangati dan menjadi pendorong namun semangat itu sepenuhnya ditentukan oleh diri sendiri.

(Baca JugaYuk cari tahu cara menghafal tidak hanya 1, 2, 3 juz tetapi hingga 30 juz Al Quran dengan lebih cepat disini!)

Ketika diri kita tidak merasa sulit dan mengulang-ulang ayat yang dihafal. Maka ketahuilah dalam satu huruf ada 1 kebaikan yang kemudian dilipatgandakan menjadi 10 kebaikan. Dan kita ingat berarti ketika seseorang berusaha keras mengingat-ingat yang dihafal dan membacanya berulang kali berarti pahala kebaikannya besar pula.

Niat

Yang pertama kali kita perhatikan dalam diri kita sebelum menghafalkan Al Quran ialah niat kita. Niat kita murni ikhlas karena Allah dan untuk meraih ridha Allah. Bila kita hanya untuk riya’ dan menyombongkan diri maka jerih payah kita dan pahala kita akan sia-sia. Bila kita hanya untuk meraih dunia maka kita hanya mendapatkan dunia saja. Sejatinya semuanya bergantung pada apa yang kita niatkan. Niatkanlah hanya untuk meraih ridha Allah.

Semangat (Himmah)

Yang kedua yang perlu kita perhatikan dalam menghafalkan Al Quran ialah semangat kita. Sejauh mana diri kita mampu menyemangati diri kita dan sejauh mana semangat kita mampu mengikis rasa malas dan menumbuhkan rasa antusias. Kalau ada rasa malas maka berdoalah Bismillah Allahumma‘paksa’ ngafalin Quran. Kita harus bisa memerangi rasa malas kita kalau kita ingin berhasil. Ketika rasa minder, malas dan kebosanan melanda diri kita maka sejatinya kita juga perlu mengingat-ingat ayat ataupun hadits tentang keutamaan penghafal Quran karena hal itu bisa memotivasi diri kita.

Setia (Istiqomah)

Yang ketiga yang perlu kita perhatikan didalam menghafalkan Al Quran ialah butuh istiqomah dan fokus pada tujuan. Bukankah kalau kita memfokuskan diri untuk menghafal Al Quran kita pun akan sampai juga dan selesai mengkhatamkan 30 juz. Hal-hal yang dapat mengganggu hendaknya dihindarkan dalam diri kita, kita harus fokus pada tujuan. Dan didalam menghafal Al Quran membutuhkan proses yang lama atau waktu yang lama oleh karenanya diperlukan keistiqomahan dan kesabaran. Istiqomah didalam menyetorkan hafalan baik menambah hafalan maupun menakrir (mengulang-ulang yang sudah dihafal).

Bila kita dihinggapi rasa-rasa seperti malah dan kesulitan serta kebosanan maka mari kita cek niat kita, kita cek semangat kita, dan kita cek kesetiaan/keistiqomahan kita. []

Yogyakarta, 9 Agustus 2016

Tentang PenulisOky Suryana adalah nama asli dari seorang santri, aktivis, mahasiswa dan pengajar tahsinul Quran di sebuah SD Islam terpadu di daerah Yogyakarta, serta pegiat literasi yang aktif di Komunitas Bisa Menulis serta penulis buku Jejak-jejak Hati Meraih Ridha Illahi, Inspirasi Kajian dan Perjalanan Inspirasi dari Timur Indonesia. Penulis bisa dihubungi melalui akun facebook bernama Oky Suryana.

Disadur dari artikel berjudul, “Kenapa Malas Menghafal Quran?”, 10 Agustus 2016, oleh Islampos dengan beberapa editan.

You might also like