QURANIY.ID
Pesantren Tahfidz Quran Indonesia

Isilah Waktu Pagimu Dengan Membaca Al Quran Duhai Saudaraku

4

Sebagai seorang manusia yang “normal” adalah alamiah menginginkan keberkahan ketimbang kesia-siaan. Dan bagi seorang muslim, keberkahan dapat diperoleh salah satunya dengan mengisi waktu pagi dengan membaca Al Quran. Mau tahu kenapa? Yuk simak artikelnya berikut ini.

SAUDARAKU,

Kita tentu lebih banyak membutuhkan waktu yang berkah daripada waktu yang sia-sia, yang berlalu dengan hanya menikmati tidur di pagi hari. Oleh karena itu, isilah waktu pagimu dengan melakukan amalan berikut ini. Semoga Allah senantiasa memberikan kita taufik dan keistiqomahan untuk melaksanakannya.

(Baca JugaMau Tahu Cara Hafal 30 Juz Al Quran Dalam Waktu 40 Hari?)

1. Membaca Al Quran dan Memahami Maknanya

Ingatlah bahwa Al Quran nanti bisa memberi syafa’at bagi kita di hari yang penuh kesulitan pada hari kiamat kelak. Dari Abu Umamah Al Bahiliy ra., “Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda, ‘Akan datang pada hari kiamat nanti sebagai syafi’ (pemberi syafa’at) bagi yang membacanya. Bacalah Az Zahrowain (dua surat cahaya) yaitu surat Al Baqarah dan Ali Imran karena keduanya datang pada hari kiamat nanti seperti dua awan atau seperti dua cahaya sinar matahari atau seperti dua ekor burung yang membentangkan sayapnya (bersambung satu dengan yang lainnya), keduanya akan menjadi pembela bagi yang rajin membaca dua surat tersebut. Bacalah pula surat Al Baqarah. Mengambil surat tersebut adalah suatu keberkahan dan meninggalkannya akan mendapat penyesalan. Para tukang sihir tidak mungkin menghafalnya,” (HR. Muslim no. 1910).

Dari Abu Musa Al Asy’ariy ra., Rasulullah saw. bersabda, “Permisalan orang yang membaca Al Quran dan mengamalkannya adalah bagaikan buah utrujah, rasa dan baunya enak. Orang mukmin yang tidak membaca Al Quran dan mengamalkannya adalah bagaikan buah kurma, rasanya enak namun tidak beraroma. Orang munafik yang membaca Al Quran adalah bagaikan royhanah, baunya menyenangkan namun rasanya pahit. Dan orang munafik yang tidak membaca Al Quran bagaikan hanzholah, rasa dan baunya pahit dan tidak enak,” (HR. Bukhari no. 5059).

2.  Mengulang Hafalan Al Quran

Bagi yang memiliki hafalan Al Quran juga dapat mengisi waktu paginya dengan mengulangi hafalan karena waktu pagi adalah waktu terbaik untuk menghafal dibanding dengan waktu siang yang penuh dengan kesibukan. Di antara keutamaan menghafal Al Quran terdapat dalam hadits berikut.

Dari Abdullah bin ‘Amr ra., Rasulullah saw. bersabda, “Dikatakan kepada orang yang membaca (menghafalkan) Al Quran nanti : ‘Bacalah dan naiklah serta tartillah sebagaimana engkau di dunia mentartilnya. Karena kedudukanmu adalah pada akhir ayat yang engkau baca (hafal),” (HR. Abu Daud no. 1464 dan Tirmidzi no. 2914)

Syaikh Al Albani berikut dalam As Silsilah Ash Shohihah no. 2440 menyebutkan bahwa yang dimaksudkan dengan ‘membaca’ dalam hadits ini adalah menghafalkan Al Quran, “Ketahuilah bahwa yang dimaksudkan dengan shohibul quran (orang yang membaca Al Quran) di sini adalah orang yang menghafalkannya dari hati sanubari. Sebagaimana hal ini ditafsirkan berdasarkan sabda beliau saw. yang lain, ‘Suatu kaum akan dipimpin oleh orang yang paling menghafal Kitabullah (Al Quran).’”

Kedudukan yang bertingkat-tingkat di surga nanti tergantung dari banyaknya hafalan seseorang di dunia dan bukan tergantung pada banyak bacaannya saat ini, sebagaimana hal ini banyak disalahpahami banyak orang. Inilah keutamaan yang nampak bagi seorang yang menghafalkan Al Quran, namun dengan syarat hal ini dilakukan untuk mengharap wajah Allah semata dan bukan untuk mengharapkan dunia, dirham dan dinar.

Ingatlah, Nabi saw. telah bersabda, أ“Kebanyakan orang munafik di tengah-tengah umatku adalah qurro’uha (yang menghafalkan Al Quran dengan niat yang jelek).” (HR. Ahmad, sanadnya hasan sebagaimana dikatakan oleh Syaikh Syu’aib Al Arnauth).” Makna qurro’uha di sini adalah salah satu makna yang disebutkan oleh Al Manawi dalam Faidhul Qodir Syarh Al Jami’ Ash Shogir, 2/102 (Maktabah Syamilah). []

SumberRumaysho.com.

Disalin dan ditulis ulang dari artikel berjudul, “Sibukkan Waktu Pagimu dengan Al-Quran”, 20 Juli 2016, oleh Hidayatusaadah (Islampos).

You might also like