QURANIY.ID
Pesantren Tahfidz Quran Indonesia

5 Alasan Untuk Berbakti Kepada Kedua Orangtua Kita Sekarang!

5

Memuliakan orangtua dan berbuat baik kepada keduanya memiliki kedudukan tinggi dalam agama ini. Allah sandingkan berbakti kepada kedua orangtua dengan perintah ibadah kepada-Nya semata di beberapa ayat dalam Kitab-Nya. Ini menunjukkan keutamaan tinggi yang dimilikinya. Ini menunjukkan sangat wajibnya berbuat baik kepada keduanya.

Alhamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam atas Rasulillah saw., keluarga dan para sahabatnya.

Allah swt. berfirman, “Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan beribadah selain kepada-Nya dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya.” (TQS. Al-Isra’: 23)

“Beribadahlah kepada Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apapun. Dan berbuat baiklah kepada kedua orangtua.” (TQS. Al-Nisa’: 36)

Bahkan terhadap orangtua yang musyrik dan mengajak kepada kesyirikan, Islam tidak membolehkan anak berbuat kurang ajar. Islam tetap memerintahkan berbuat baik kepada keduanya tanpa menuruti ajakan mereka tersebut.

“Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik.” (TQS. Luqman: 15)

“Dan Kami wajibkan manusia (berbuat) kebaikan kepada dua orang ibu-bapaknya. Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya.” (TQS. Al-Ankabut: 8)

Lima Alasan Berbakti Kepada Kedua Orangtua

Ada lima alasan berbakti kepada kedua orangtua (memuliakan dan berbuat baik ke kedua orangtua) menjadi sangat wajib penting atas setiap muslim, yaitu:

(Baca Juga: Ingin Anak Anda Hafal Al Quran 30 Juz Dan Berbakti Kepada Orangtuanya? Upayakan Pendidikan Agama Mereka Disini!)

Pertama, memuliakan orangtua dan berbuat baik kepada keduanya bentuk ketaatan kepada Allah dan rasul-Nya.

Allah swt. berfirman, “Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan. . .” (TQS. Al-Ahqaf: 15)

“Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: “Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil”.” (TQS. Al-Isra’: 23-24)

Dari Ibnu Mas’ud ra., ia pernah bertanya kepada Nabi saw., “Amal apa yang paling dicintai Allah Ta’ala” beliau menjawab, “Shalat tepat pada waktunya.” Lalu bertanya agi, “Lalu apa?” beliau menjawab, “berbakti (berbuat baik) kepada kedua orangtua.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Kedua, Memuliakan kedua orangtua dan berbuat baik kepada keduanya menjadi sebab masuk surga.

Dari Abu Hurairah ra., dari Nabi saw., beliau bersabda: “Celaka, celaka, celaka.” Ditanyakan kepada beliau: “siapa itu wahai Rasulullah?” Beliau menjawab: “siapa yang mendapati kedua orangtuanya berusia tua, salah seorang atau kedua-duanya llalu ia tidak masuk surga.” (HR. Muslim dan lainnya)

Ketiga, memuliakan kedua orangtua dan berbuat baik kepada keduanya sebab mendapat ridho dan cinta keduanya.

Sedangkan keridhoan Allah bersama keridhoan orangtua. Dari Ibnu Umarra.ma, Nabi saw. bersabda, “Keridhoan Allah tergantung kepada keridhoan orangtua dan kemurkaan Allah tergantung kepada kemurkaan orangtua.” (HR. Tirmidzi. Hadits shahih menurut Ibnu Hibban dan Hakim. Dishahihkan Al-Albani di Silsilah Shahihah, no. 516)

(Baca Juga: Ingin Anak Anda Hafal Al Quran 30 Juz Dan Berbakti Kepada Orangtuanya? Upayakan Pendidikan Agama Mereka Disini!)

Keempat, melalui sebab orangtua kita hadir di dunia.

Jasa keduanya dalam merawat, menjaga, dan membesarkan kita tak terkira nilainya. Maka sangat pantas kalau kita memuliakan kedua orangtua kita, berbuat baik kepada keduanya, berterima kasih kepada keduanya.

Secara khusus, Allah perintahkan untuk bersyukur (berterima kasih dan membalas budi) kepada keduanya, setelah perintah bersyukur kepada-Nya.

“Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.” (TQS. Luqman: 14)

Kelima, berbakti kepada kedua orangtua menjadi sebab seseorang akan disayang anak-anaknya dan mendapat bakti mereka.

Karena, balasan bagi seseorang sesuai dengan jenis amalnya. Siapa yang berbakti ke orangtua, maka anak-anaknya kelak akan berbakti kepadanya sebagai balasan atas baktinya tersebut.

Allah swt. berfirman, “Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula).” (TQS. Al-Rahman: 60)

Nabi saw. bersabda, “Berbuat baiklah ke orangtua–orangtua kalian, niscaya anak-anakmu akan berbuat baik kepadamu.” (HR. Al-Thabrani, Al-Hakim, dan Abul Qasim dalam Fawaidnya. Syaikh Al-Albani mendhaifkannya)

Penutup

Setelah ini, tidak ada alasan lagi bagi seorang muslim berani kurang ajar dan tidak peduli kepada orangtuanya. Sesungguhnya dalam memuliakan orangtua dan berbuat baik kepada keduanya ada pahala yang besar di sisi Allah swt. Wallahu A’lam.

Penulis: Badrul Tamam

Disalin dan ditulis ulang dari artikel berjudul, “5 Alasan Birrul Walidain Penting Bagi Seorang Muslim“, 24 November 2014, PurWD/voa-islam.com.

You might also like