QURANIY.ID
Pesantren Tahfidz Quran Indonesia

10 Cara Agar Anak Mencintai & Meneladani Nabi Muhammad SAW

10

Sudah sewajarnya bagi seorang muslim untuk mencintai dan meneladani Nabi Muhammad saw. dalam kehidupannya. Sikap ini sudah sewajarnya pula kita tanamkan kepada anak-anak kita agar mereka dapat tumbuh dan berkembang menjadi anak yang sholeh. Lantas, bagaimana cara bagi orangtua untuk melakukan hal tersebut? Berikut kami sajikan contoh 10 cara diantaranya:

Membincang tentang pribadi Rasulullah Muhammad SAW, tidak akan pernah ada habisnya. Keindahan akhlak Beliau begitu memesona. Seharusnyalah seluruh perilaku dan akhlak beliau ini menjadi teladan yang bisa kita tiru secara praktis setiap hari. Dan dari situ akan kita wariskan perilaku mulia ini kepada anak-anak Muslim.

Di bawah ini ada 10 cara sederhana agar mudah bagi kita untuk menanamkan cinta, hormat dan rindu kepada sosok mulia tersebut. Cara-cara ini mudah dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga diharapkan anak-anak akan makin mengenal nabinya dan mencintainya.

(Baca Juga: Ingin putra/putri Anda hafal Quran 30 juz dan juga terbina iman Islam-nya? Cari tahu infonya disini!)

  1. Niatkan berbuat satu kebaikan setiap harinya. Semua tahu bahwa Rasulullah SAW adalah sosok yang sangat baik kepada siapa pun. Untuk meneladaninya, targetkan kebaikan satu saja setiap hari. Hal sederhana seperti tersenyum, bisa dijadikan awalan untuk memulai kebaikan tersebut. Bisa juga membantu tetangga yang telah sepuh untuk menyeberang jalan. Atau membantu ibu tanpa diperintah, dan sebagainya. Bila satu hari satu kebaikan sudah dilakukan, maka bisa ditingkatkan dengan dua kebaikan setiap hari dan seterusnya.
  2. Ceritakan Shiraah atau kisah kehidupan Nabi Muhammad SAW sebelum tidur. Tidak lagi cerita dongeng legenda yang tak jelas asal-usulnya dikisahkan pada anak-anak. Sebaliknya, ceritakan tentang sosok mulia itu agar anak-anak makin mencintainya dan meneladaninya.
  3. Melakukan perjalanan. Ajaklah anak-anak berwisata ke luar kota yang terdekat dari rumah. Tujuan wisata ini adalah untuk mengajak anak melihat dari dekat tentang masyarakat sekitar. Biarkan mereka dekat dengan rakyat dan bisa merasakan simpati dan empati terhadap orang lain yang sangat berbeda kondisinya. Targetkan akhlak mana yang dijadikan pembelajaran untuk ditiru dan diterapkan dalam proses ini.
  4. Mencintai lingkungan. Rasulullah Muhammad SAW terkenal akan sosok yang mencintai lingkungan dan menjaganya. Ajari anak-anak bercocok tanam dan merasakan kecintaan pada tanaman dan penghijauan.
  5. Menulis surat untuk orang yang disayang. Langkah ini sangat bagus untuk menjalin silaturahim dengan kerabat yang jauh. Selain itu, cara ini juga bagus sebagai sarana anak untuk belajar mengespresikan diri.
  6. Bacalah salah satu surat dan pelajari tafisnya. Hal paling mudah untuk mengenang akhlak Nabi adalah dengan membaca dan mentadabburi Al Quran. Karena akhlak Nabi adalah Al Quran.
  7. Berteman dengan anak yatim. Nabi Muhammad sendiri adalah anak yatim. Beliau pun sangat mencintai anak yatim. Perilaku inilah yang seharusnya diteladani. Ajari anak-anak menyisihkan uang sakunya dan memberikannya kepada anak-anak yatim tersebut.
  8. Berdoa di banyak kesempatan. Mulai bangun tidur hingga tidur lagi, Rasulullah SAW senantiasa banyak berdoa. Sikap ini bisa kita tanamkan pada anak-anak kita juga.
  9. Mencintai Masjid. Ajaklah anak-anak untuk sering ke masjid. Selain sebagai ibadah salat, masjid juga bemanfaat untuk menjalin hubungan sosialisasi dengan teman lainnya.
  10. Menikmati kurma. Ini hanyalah satu upaya kecil untuk mendekatkan anak pada apa-apa yang disukai nabinya. Dan kurma adalah salah satu makanan kesukaan beliau.

(Baca Juga: Ingin putra/putri Anda hafal Quran 30 juz dan juga terbina iman Islam-nya? Cari tahu infonya disini!)

Bunda bisa menambahkan poin lainnya bila memungkinkan. Itu karena begitu luas dan indahnya perilaku dan akhlak Rasulullah saw. sehingga banyak hal bisa kita tanamkan pada anak-anak agar meneladaninya. Semoga saja, usaha kecil kita ini bisa menjadi landasan bagi putra-putri kita agar menjadi sosok yang mencintai dan meneladani nabinya saja. Allohumma Amiin.

Wallahu alam.

 

You might also like